Carayang digunakan untuk menggambar karakter. Unsur ekstrinsik cerpen yang mempengaruhi suatu cerita pendek adalah latar belakang pengarang atau penulis cerpen. Semua karya tulis harus memiliki tema tertentu agar dapat menyampaikan isi pesan dari sebuah tulisan. Tema dapat bersinonim dengan ide utama dan tujuan utama. Tema berisikan Unsur Intrinsik Cerpen – Mungkin sebagian besar dari kita tidak asing lagi dengan karangan yang satu ini. Apalagi untuk kalian yang sedang duduk di bangku sekolah, pasti pernah mendapatkan tugas untuk membuat mungkin kebanyakan dari kita tidak mengetahui cara membuat karangan ini, karena keterbatasan ilmu kita. Untuk itu saya mengajak kalian semua untuk belajar tentang karangan yang satu ini. Untuk memudahkan kalian dalam penyusunan karya tulis kesempatan kali ini saya akan berbagi ilmu tentang cerpen, tetapi pembahasan pada artikel ini lebih condong pada unsur intrinsik cerpen. Walaupun begitu saya juga menghadirkan beberapa hal yang berkaitan tantang cerpen. Seperti halnya pengertian, jenis, ciri-ciri dan cara membuatnya, dari pada penasaran langsung saya akan memulai Membaca !!sumber berbicara banyak tentang cerpen sudah menjadi kewajiban kita untuk mengetahui pangertian cerpen. Langsung saja, cerpen atau lebih sering disebut dengan cerita pendek, adalah sebuah karangan yang termasuk dalam golongan prosa naratif dari cerpen cenderung padat, singkat dan langsung menuju pada topik pembahahasan, bila dibandingkan dengan karangan lainnya. Karangan ini dibuat berdasarkan pemikiran dari pengarang itu sendiri dan tidak bergantung pada fakta yang cerpen hanyalah sebuah cerita pendek, jadi karangan ini hanya dapat membahas satu tema topik saja. Selain hanya membahas tentang satu tema, pengarang hanya diperbolehkan menggunakan satu alur dalam karangan karangan ini berupa tahap pengenalan, permunculan masalah, klimaks, peleraian dan penyelesaian masalah. Seperti itulah gambaran singkat tentang alur cerpen, apabila menggunakan alur maju. Berbeda halnya bila menggunakan alur mundur, insyaallah hal ini juga akan kita bahas dalam artikel kali Cerpensumber berdasarkan kisah nyata atau pemikiran dari seorang kata tidak lebih dari atau terdiri dari 1-3 halaman cerpen bercerita tentang kehidupan membahas tokohnya secara detail, karena karangan ini langsung menuju kepada topik utama dalam cerpen mengalami tahapan-tahapan alur. Mulai dari pengenalan sampai penyelesaian menggunakan bahasa sehari-hari, dengan syarat mudah difahami oleh cerpen pengarang hanya boleh menggunakan satu alur memerlukan waktu yang lama untuk dengan tujuan memberikan pesan moral kepada para cerita yang lebih pendek dari karya tulis lainnya. Seperti makalah, novel dan Cerpensumber hanya sebuah karya tulis yang pendek ternyata cerpen juga memiliki beberapa jenis. Namun perbedaan antara jenis satu dengan jenis yang lainnya hanya berada pada panjang pendeknya karangan ini. Untuk lebih jelasnya saya akan mejelaskan tentang beberapa jenis cerpen berdasarkan jumlah Mini Bisa juga disebut dengan flash, adalah sebuah cerpen yang jumlah katanya hanya 750 – Ideal Yaitu sebuah cerpen yang jumlah katanya antara Panjang Yaitu sebuah cerpen yang jumlah katanya antara Intrinsik Cerpensumber mengetahui gambaran singkat tentang pengertian dan ciri-ciri cerpen. Saya akan melanjutkan pembahasan kali ini dengan mengenalkan unsur intrinsik cerpen. Pada umumnya, semua karya tulis memiliki unsur-unsur untuk membangun suatu karangan, termasuk membuat sebuah cerpen seorang pengarang harus melibatkan 8 unsur ini dalam karangannya. Apabila salah satu unsur saja tidak terdapat dalam sebuah karangan cerpen, maka tersebut belum bisa disebut dengan sebuah untuk kita ketahui, unsur intrinsik ini merupakan sebuah komponen-komponen dalam sebuah cerpen. Jika diibaratkan sebuah rumah unsur intrinsik merupakan material untuk membuat rumah hilang satu komponen saja, bisa dipastikan bangunan tersebut akan roboh. Begitu juga dengan cerpen, apabila pengarang tidak melengkapi komponen tersebut, maka karangannya akan cacat bahkan tidak dapat disebut dengan sebuah dari itu, sebelum kalian mengarang cerpen sudah sepatutnya kalian mengetahui unsur intrinsik cerpen. Yah, biar cerpen yang kalian buat bisa menarik, sempurna atau setidaknya bisa dianggap sebuah cerpen. Unsur intrinsik cerpen terdiri dari, tema, tokoh, penokohan, alur, latar, gaya bahasa, sudut pandang dan penasaran, mari kita simak penjelasan tentang unsur intrinsik secara detail. Saya mohon untuk teman- teman agar membaca artikel ini sampai selesai, agar tidak terjadi kesalahpahaman antara penulis dengan Temasumber intrinsik cerpen yang pertama adalah tema topik permasalahan. Dalam semua karya tulis, tema merupakan unsur pertama yang harus dipenuhi oleh seorang pengarang. Karena tema merupakan sebuah nyawa dalam sebuah karya tulis, termasuk begitu, tema dapat disebut dengan ide atau gagasas yang melatarbelakangi keseluruhan cerita dalam sebuah cerpen. Seoerang pengarang diizinkan mengambil berbagai macam tema, mulai tema yang umum atau tema yang lebih karangan ini cenderung pada sebuah curahan hati seorang pengerang yang diluapkan dalam karya tulis. Dan hal itu membuat kebanyakan cerpen hanya membahas tentang lingkungan, persahabatan, percintaan atau mungkin pengalaman pribadi Tokohsumber intrinsik cerpen setelah tema yaitu tokoh pelaku dalam cerpen tersebut. Tokoh adalan pelaku fiktif yang dihadirkan oleh seorang pengarang dalam sebuah cerpen. Pada sebuah cerpen, tokoh dibagi menjadi dua golongan yaitu tokoh utama dan tokoh sebuah cerpen tokoh utama terdiri dari dua golongan. Yaitu tokoh baik protagonis dan tokoh jahat antagonis. Kedua tokoh inilah yang menjadi sorotan utama dalam jalannya cerita sebuah cerpen. Dan biasanya tokoh ini hanya terdiri masing-masing satu dari setiap karakter, dan dibantu oleh tokoh tokoh yang kedua adalah tokoh pembantu, tugas tokoh pembantu ialah membantu peran dari tokoh utama. Biasanya tokoh ini menjadi teman atau keluarga dari tokoh utama. Selain membantu tokoh utama, tokoh pembantu juga berfungsi sebagai warna tambahan dalam watak tokoh dalam sebuah cerpen dibagi menjadi 4 yaituTokoh Protagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter baik. Biasanya tokoh ini menjadi tokoh utama dalam sebuah Antagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter jahat. Tokoh ini juga termasuk tokoh utama setelah tokoh protagonis, dan tugas tokoh ini adalah menentang tokoh Tritagonis Adalah seorang tokoh yang memiliki sikap atau karakter penengah. Atau seorang tokoh yang bertugas menjadi penengah antara tokoh protagonis dengan tokoh antagonis. Dalam sebuah cerpen tokoh ini memiliki sifat arif dan Figuran Adalah seorang tokoh pembantu dalam sebuah cerpen. Dalam sebuah cerpen tokoh ini bertugas untuk memberi warna tambahan. Tetapi tokoh ini tidak sering muncul dalam jalannya PenokohanMungkin kebanyakan dari kita menganggap sama antara tokoh dan penokohan. Tetapi pada dasarnya kedua unsur ini memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Jika tokoh diartikan seorang pelaku dalam sebuah cerpen, sementara penokohan adalah cara pengarang menggambarkan tentang tokoh dalam pengarang menggambarkan sifat dari tokoh tersebut bisa dengan berbagai macam cara. Tetapi cara yang paling sering digunakan oleh pengarang untuk menggambarkan sifat tokoh sebagai melalui fisik tokoh cara berpakaian, tinggi bagan, cantik atau jelek dan cara berpakaianPenggambaran melalui percakapan yang dilakukan sendiri maupun yang dilakukan oleh tokoh dari tokoh lain, bisa berupa pendapat, komentar sikap, komentar dan lain Alursumber intrinsik cerpen yang selanjutnya adalah alur plot. Alur merupakan rangkaian peristiwa yang disampaikan penulis untuk membentuk sebuah cerita dalam cerpen. Dalam menyampaikan cerita, pengarang harus menggunakan tahapan-tahapan alur seperti Perkenalan Tahap ini merupakan pembukaan cerita atau sebuah informasi awal. Tahapan ini bisa berbentuk pengenalan tokoh dan pengenalan latar. Dan tahapan ini berfungsi untuk melandasi cerita yang akan disampaikan pengarang dalam tahapan Permunculan konflik tahapan ini adalah tahap awal munculnya sebuah permasalahan. Dan di sinilah pengarang memberikan gambaran awal tentang permasalah dalam cerita yang Klimaks Setelah melewati permunculan konflik tahap selanjutnya adalah klimaks. Konflik-konflik yang diterima oleh tokoh utama akan memuncak pada tahapan ini. Biasanya dalam tahapan ini tokoh utama mulai bingung dan Peleraian Konflik yang telah mencapai puncaknya mulai menurun pada tahapan ini. Pengarang memberikan solusi atas permasalah yang ditimpakan kepada tokoh utama. Cara pengarang memberikan solusi bisa dengan berbagai cara, misalnya dengan memunculkan tokoh pembantu dam cerpen penyelesaian Tahap ini merupakan Tahapan akhir dalam cerpen, yaitu penyelesaian atas semua masalah dalam cerita. Dan biasanya tahapan ini merupakan kemenangan bagi tokoh utama, yang berakhir dengan kesenangan atau berupa tahapan-tahapan yang saya sebutkan diatas, alur juga memiliki tiga jenis yang berbeda. Yaitu alur maju, alur mundur dan alur campuran. Seperti yang saya katakan diawal artikel kita juga akan belajar tentang hal ini, langsung saja jenis-jenis alur sebagai Maju Yang pertama adalah alur maju, seperti yang saja sebutkan diawal artikel. Alur maju yaitu sebuah rangkaian cerita yang bergerak maju ke depan. Urutan alur maju, pengenalan, permunculan masalah, klimaks, peleraian dan penyelesaian Mundur Seperti namanya, alur mundur adalah rangkaian cerita yang bergerak mundur kebelakang. Urutan alur mundur, pengenalan masalah, klimaks, peleraian penyelesaian masalah dan pengenalan tokoh. Alur ini biasanya digunakan untuk bercerita tentang masa Campuran Alur campuran adalah perpaduan antara alur maju dan alur mundur. Akan tetapi alur ini jarang digunakan penulis untuk menulis sebuah cerpen. Alur ini biasa digunakan penulis untuk membuat karya tulis yang panjang seperti Latar settingsumber sebuah cerpen latar merupakan sebuah keterangan mengenai waktu, ruang dan suasana. Unsur ini memiliki hubunngan yang sangat erat dengan tokoh dalam suatu peristiwa dalam cerita. Untuk lebih jelasnya ada beberapa latar yang perlu kalian Waktu Latar waktu yaitu sebuah keterangan tentang kapan terjadinya peristiwa yang dialami oleh para tokoh dalam cerpen. Latar waktu juga untuk menggambarkan tentang kapan terjadinya cerita dalam cerpen tersebut. Contoh latar waktu misalnya siang, malam, pagi, masa lalu atau menunjukkan pukul Tempat Latar tempat merupakan keterangan tentang tempat-tempat dalam sebuah cerpen. Dan semua tempat yang disinggahi atau disebutkan penulis dalam cerita dapat disebut sebagai latar tempat. Contoh latar tempat, misalnya di rumah, di kamar, di sekolah dan semua hal yang menunjukkan Suasana Latar suasana merupakan keterangan tentang suasana yang tergambarkan dalam sebuah cerpen. Latar suasana tergambarkan oleh perasaan para tokoh atau bisa juga dengan skenario pengarang. Contoh latar suasana seperti senang, sedih, romantis, haru dan lain Sudut Pandangsumber pandang yaitu kedudukan seorang pengarang dalam sebuah cerita. Atau bisa juga disebut dengan, cara pengarang menyampaikan cerita tersebut. Adapun sudut pandang sendiri dibagi menjadi dua macam. langsung saja macam-macam sudut pandang sebagai pandang orang pertama Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti aku. Maksudnya tokoh utama cerita tersebut adalah pengarang itu sendiri. Dan biasanya sudut pandang ini banyak digunakan untuk menceritakan pengalaman pandang orang ketiga Adalah cara seorang pengarang menyampaikan cerita dengan menggunakan kata ganti dia. Maksudnya tokoh utama dalam cerpen terrsebut adalah tokoh fiktif yang dibuat oleh pengarang itu Gaya Bahasasumber intrinsik yang satu ini mungkin terdengar asing di telinga kalian, yaitu gaya bahasa. Gaya bahasa adalah cara seorang pengarang menguraikan cerita tersebut. Cangkupan dari gaya bahasa meliputi, penggunaan kalimat, pemilihan diksi, dan penghemat kata. Dan unsur satu ini merupakan ciri khas dari masing-masing Amanat atau pesanAmanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan oleh pengarang melalui karangan yang dibuatnya. Kebanyakan pengarang tidak menuliskan pesan ini di dalam karangannya. Namun pembacalah yang menyimpulkan pesan yang terkandung dalam karangan Ektrinsik CerpenKarena kita telah selesai belajar tentang unsur intrinsik cerpen, maka saya akan melanjutkan pembahasan tentang unsur ektrinsik cerpen. Berbeda dengan unsur intrinsik yang berada di dalam karangan. Unsur ektrinsik merupakan unsur yang berada di luar karya tulis cerpen.Berikut ini adalah macam-macam unsur ekstinsik dalam sebuah cerpen dengan penjelasan Latar Belakang Masyarakatsumber ektrinsik yang pertama adalah latar belakang masyarakat, mengapa disebut demikian? Karena faktor inilah yang menggerakkan penulis untuk menyusun sebuah karya tulis. Hal ini bisa berbentuk seperti keadaan lingkungan, suasana yang dialami oleh penulis atau keadaan masyarakat tentang faktor-faktor yang membuat penulis menyusun sebuah cerpen sebagai berikutKeadaan lingkungan tempat politik sosial ekomoni yang dianut moral Latar Belakang Penulissumber belakang penulis juga merupakan salah satu faktor yang mendorong seorang penulis untuk menyusun sebuah cerpen. Adapun latar belakang penulis terdiri dari beberapa faktor, antara lain sebagai berikutKondisi psikologi hidup seorang seorang Nilai yang Terkandung dalam CerpenYang terakhir adalah nilai yang terkandung di dalam cerpen itu sendiri. Faktor ini merupakan nilai yang ingin disampaikan oleh seorang penulis kepada pihak tertentu. Yang disampaikan oleh penulis melewati sebuah karangan cerpen yang nilai kandungan cerpen memiliki beberapa factor di dalamnya antara lain sebagai berikutNilai Agama Dalam masalah ini penulis ingin memberikan pengetahuan tentang agama kepada pembacanya. Atau mungkin sebuah sindiran kepada masyarakat yang menganut agama tetapi tidak menjalankannya dengan sosial Yang kedua adalah nilai sosial, sama seperti halnya nilai agama. Seorang penulis ingin berbagi ilmu tentang cara bersosial yang baik dengan masyarakat Moral Untuk masalah ini mungkin lebih mendesak pada jaman sekarang ini. Karena pada jaman sekarang sebagian besar orang tidak lagi mempedulikan masalah ini. Yang mendorong penulis membuat karangan tentang hal ini kemungkinan besar disebabkan oleh kerusakan moral Budaya Dalam nilai budaya, biasanya digunakan untuk mengenalkan budaya penulis kepada para pembacanya. Agar budayanya dikenal dan menyebar luas dikalangan masyarakat belajar panjang lebar teori tentang cerpen, kurang lengkap bila kita tidak mempraktekkan ilmu ilmu itu secara langsung. Nah, sebagai bonus karena teman-teman telah berkunjung di halaman ini, saya akan sedikit berbagi tentang trik dan tips membuat cerpen. Langsung saja cara mudah membuat cerpen sebagai Menentukan Topik PermasalahanJika kalian ingin membuat sebuah karya tulis, khususnya cerpen kalian harus menentukan tema terlebih dahulu. Karena cepen termasuk karya tulis non ilmiah, tema yang kalian ambil harus tema yang menarik. Seperti halnya pesahabatan, percintaan dan lain saya, apabila kalian mengambil sebuah tema ambilah tema berdasarkan ilmu pengetahuan kalian. Apabila kalian ingin mudah dalam hal ini, berceritalah tentang pengalaman pribadi kalian. Karena hal itu akan memudahkan kalian untuk menyusun sebuah Menentukan TokohSetelah berhasil menentukan sebuah tema, langkah selanjutnya adalah tokoh yang akan muncul dalam cerpen tersebut. Yang paling penting adalah, kalian harus menetukan tokoh utama dalam cerpen tersebut. Yang terdiri dari nama tokoh, masalah tokoh, latar belakang tokoh dan sikap Membuat Judul dan Paragraph Pertama Cerpen dengan Menariksumber selanjutnya adalah membuat judul cerpen dengan semenarik mungkin. Mengapa demikian? Karena judul adalah hal pertama yang dilihat oleh seorang pembaca. Apabila judul cerpen kita menarik, kemungkinan besar orang akan membaca tulisan kita, walaupun cerpen kalian tidak terlalu juga sebaliknya, walaupun cerpen kalian bagus, akan tetapi judul cerpen kalian biasa-biasa saja. Kemungkinan besar orang akan mengabaikan cerpen yang anda buat. Sebagian orang mungkin mengabaikan hal ini, tetapi saya sarankan kepada kalian untuk memperhatikan masalah membuat judul yang menarik, maka lengkapilah hal tersebut dengan membuat paragraph pertama dengan menarik. Karena setelah membaca judul, kemungkinan besar orang akan membaca paragraph pertama. Apabila di bagian awal saja sudah tidak menarik, bisa jadi pembaca akan mengurungkan niatnya untuk membaca cerpen Disampaikan Menggunakan Bahasa Sehari-hariKarena cerpen termasuk karya non ilmiah dan para pembacanya kebanyakan anak muda. Maka gunakanlah bahasa sehari-hari yang mudah difahami oleh pembacanya. Saya sarankan jangan memakai bahasa yang formal, karena hal itu akan membuat bosan para pembaca, yang kebanyakan adalah anak pembahasan panjang lebar tentang unsur intrinsik cerpen. Semoga dengan ilmu tentang unsur intrinsik cerpen yang saya tuliskan ini dapat membantu menyelesaikan masalah anda. Tak lupa saya mengucapkan terima kasih atas kunjungan teman-teman di halaman ini. Jangan Subcribe Yah 🙂

UnsurEktrinsik. Unsur ektrinsik adalah unsur yang berada di luar cerpen, meliputi norma yang berlaku di masyarakat untuk memenuhi hidupnya. Unsur ekstrensik menjadi bagian penting bagi pengarang, dalam membuat suatu cerita. Adapun komponen unsur ekstrinsik cerpen adalah sebagai berikut: a. Latar Belakang Masyarakat.

Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Pengarang adalah "Tuhan", cerita adalah ciptaannya, sehingga ia berhak mengatur segala sesuatu dalam cerita, termasuk memilih ikut berperan atau sekadar punya kuasa penuh menyusun cerita. Kendati ia beroleh inspirasi dari cerita yang pernah ia baca, dalam rangkaian cerita yang dikarangnya, seluruhnya menjadi kehendak bebas. Barangkali ada gaya cerita yang menyamai seseorang, tetap saja materi cerita hanya ada di pikiran pengarang. Dalam pikiran itu muncul imajinasi penokohan, konflik dan solusi, pesan moral, dan seterusnya. Cerita fiksi sendiri ada berbagai macam, di antaranya novel, roman, hikayat, dan cerpen. Berhubung saya seorang cerpenis, berikut ulasan posisi pengarang dalam cerpennya. KBBI menjelaskan cerpen sebagai kisahan pendek kurang dari kata yang memberikan kesan tunggal yang dominan dan memusatkan diri pada satu tokoh dalam satu situasi pada suatu ketika.Ada kesan tunggal yang dominan berarti kurang lebih menggambarkan ada seorang tokoh utama yang diceritakan lebih banyak dibanding tokoh lain. Panjang cerita terbatas. Bagi yang berpengalaman, barangkali sesekali kesulitan untuk memadatkan imajinasi yang luas ke kata-kata yang terbatas. Pada sisi lain, sesekali pula pengarang sendiri ingin masuk dalam cerpennya. Di bagian manakah ia bisa menyelusup? Secara umum...Pada sebagian besar cerpen yang pernah saya baca, jarang sekali nama pengarang muncul dalam cerita. Percayalah! Nama itu hanya muncul di depan atau akhir, sebagai penanda cerpen dikarang oleh pengarang masuk sebagai tokoh utama sekalipun, ia akan menggunakan nama lain atau sekadar kata ganti orang seperti saya, kamu, kalian, atau mereka. 1 2 3 4 Lihat Hobby Selengkapnya Temaadalah gagasan pokok dari peristiwa yang akan dimuat ke dalam cerpen. Meski tema jarang dituliskan secara gamblang di cerpen, tetapi isi cerpen bermula dari tema. Sudut pandang adalah cara pengarang memposisikan diri dalam bercerita atau cara pandang pengarang dalam menyampaikan ceritanya. Sudut pandang dibagi menjadi empat, yaitu:
Kompasiana adalah platform blog. Konten ini menjadi tanggung jawab bloger dan tidak mewakili pandangan redaksi Kompas. Seberapa galau Anda waktu hendak menyampaikan pesan moral dalam menulis cerpen? Seberapa bingung Anda memilih kata-kata yang tepat agar dirasa pembaca tidak sedang menggurui?Kedua kejadian itu pernah saya rasakan dan menjadi pergumulan hebat dalam meracik cerpen. Sebagian kita berpendapat bahwa bacaan yang lebih asyik tentu yang tidak berat-berat mengajar kebaikan dan kebenaran. Itu sudah didapat dalam pelajaran agama atau ketika sedang beribadah. Cerpenis diharap sebisa mungkin pintar dalam mengemasnya, apalagi jika sasaran pembaca adalah semua umur. Barangkali seperti tidak pas kita menggarami lautan, terkesan memberi nasihat kepada orang yang lebih tua yang kebetulan penulis artikel opini juga bergumul soal ini. Tetapi, mereka lebih diuntungkan, karena opini ada yang sekadar memberi ulasan plus minus akan sesuatu dan menyerahkan ke pembaca untuk memilihnya. Tidak ada pesan sastra dalam hal ini cerpen harus ada. Sastra zaman dahulu memang begitu. Keseringan pula saya mendengar sastra dalam kitab suci, yang mayoritas mengajar kebenaran. Sejauh hasil belajar sayaDari sekian banyak cerpen pengarang besar yang telah saya baca, saya pelajari beragam cara mereka menaruh pesan moral. Pada bagian-bagian tertentu, tiap-tiap pengarang antartokoh 1 2 3 4 Lihat Hobby Selengkapnya
A Unsur intrinsik cerpen: 1. Tema Tema merupakan gagasan pokok yang terkandung dalam cerpen. Umumnya seorang pengarang pasti menyampaikan amanat dalam karyanya. Oleh karena itu, amanat harus dicari oleh pembaca. Sudut pandang adalah cara memandang tokoh-tokoh cerita dengan menempatkan dirinya pada posisi tertentu. Pembedaan sudut
Melanjutkan tulisan Contoh Soal PG Bahasa Indonesia K13 Kelas XI Semester 1 Beserta Jawaban bagian ketujuh soal nomor 61-70, pilihan ganda bagian ke-8 dimulai dari soal nomor 71. 71. Bacalah kutipan teks cerpen berikut! Aku tak bisa diam, setengah tahun aku ditempatkan di sekolah ini pengelolaan BK aku ubah secara mendasar. Mulai administrasi, cara penanganan siswa, termasuk ruang konsultasi siswa. Namun, langkahku membuat lukman terusik, terutama dalam kasus Diah telah banyak menerima penderitaan, anakitu perlu bimbingan dan kasih sayang bukan penghakiman. Tema dalam cerpen tersebut adalah …. a. kehidupan seorang guru BK di sekolah b. kesedihan seorang guru BK melihat kondisi siswanya c. keinginan seorang guru BK untuk melaksanakan tuganya dengan baik d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya e. memerlukan penanganan khusus Jawaban d. seorang guru BK yang ingin membantu mengatasi masalah siswanya Pembahasan Tema adalah inti dalam sebuah cerita. Inti dalam cerita tersebut adalah jawaban d. 72. Berdasarkan kutipan tersebut, tema cerpen termasuk masalah adalah …. a. kemanusiaan b. masalah pendidikan c. kehidupan sosial d. permasalahan ekonomi e. kemiskinan Jawaban b. masalah pendidikan Pembahasan Dalam sebuah teks cerpen, tentu memiliki tema atau permasalahan mengenai suatu keadaan, tema dalam teks cerpen tersebut adalah mengenai masalah pendidikan. 73. Cara pengarang penyampaian tema cerpen adalah …. a. melalui kisah hidup tokoh b. narasi langsung oleh pengarang c. melalui dialog d. pendapat tokoh dalam cerita e. melalui prolog Jawaban a. melalui kisah hidup tokoh Pembahasan Dalam sebuah cerpen biasanya pengarang menyampaikan sebuah ide cerita dalam sebuah cerpen, pengarang menyampaikan tema cerpen melalui kisah hidup tokoh. 74. Tema yang terdapat dalam cerpen termasuk jenis tema …. a. mayor b. minor c. sampingan d. tunggal e. ganda Jawaban d. tunggal Pembahasan Tema dalam cerpen termasuk tema tunggal, karena tema tersebut hanya ada satu dalam cerita pendek. 75. salah satu ciri alur cerpen yang baik adalah …. a. memuat banyak konflik b. berkembang sesuai dengan cerita c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten d. harus memuat masalah kemanusiaan e. memuat kehidupan masa lampau Jawaban c. alur mengalir secara dramatik memuat masalah yang dibahas dari awal hingga akhir cerita secara konsisten Pembahasan Alur atau plot adalah rangkaian jalannya cerita dari awal sampai dengan akhir. 76. Pada tahapan yang penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya disebut alur dalam tahapan …. a. perkenalan b. pemunculan masalah c. menuju konflik d. ketegangan e. penyelesaian Jawaban b. pemunculan masalah Pembahasan Tahapan pemunculan masalah dalam unsur alur artinya penulis mulai memperkenalkan masalah yang akan dihadapi oleh tokoh utamanya. Bacalah kutipan teks berikut untuk menjawab nomor 77-80! Setibanya Pak Usman di restoran kecil sepulang dari sekolah, Larasati segera memulai pembicaraan. “Sebelum membicarakan soal Diah, saya perlu menjelaskan mengapa saya tidak mau membicarakan hal ini di sekolah karena saya ingin bicarakan adalah masalah yang harus diselesaikan dengan kacamata kemanusiaa, bukan kedinasan” “Maksud ibu apa? Saya khawatir, keinginan bapak untuk menghabisi Diah itu karena kebencian bapak terhadap saya. Selama ini orang kan tahu saya sangat perhatian terhadap Diah. Dia anak yang lemah Pak, sudah mengalami berbagai cobaan hidup, sering murung karena menerima beban yang terlalu banyak dalam hidupnya. 77. Sifat tokoh Larasati berdasarkan kutipan di atas adalah … a. sabar dan penyayang b. angkuh dan disiplin c. tegas dan pemberani d. penuh perhatiaan dan tegas e. angkuh dan pemberani Jawaban d. penuh perhatiaan dan tegas Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh Larasati adalah jawaban d. 78. Karakter tokoh pak Usman dalam kutipan cerpen tersebut memiliki sifat …. a. pendendam b. keras kepala dan mudah marah c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi d. ingin menang sendiri e. pemurah Jawaban c. tidak bisa membedakan urusan dinas dan pribadi Pembahasan Sifat merupakan salah satu watak yang ada dalam sebuah cerita. Watak tokoh pak Usman adalah tidak dapat membedakan urusan dinas dan pribadi. 79. Gambaran karakter tokoh Diah dalam cerpen tersebut adalah … a. kuat menerima cobaan b. mudah putus asa c. lemah dan penuh penderitaan d. trauma dalam menjalani kehidupan e. sedih dan terharu Jawaban c. lemah dan penuh penderitaan Pembahasan karakter adalah perwatakan tokoh-tokoh dalam cerita. 80. Kedudukan tokoh pak Usman dan Larasati dalam kutipan cerpen di atas adalah …. a. tokoh antagonis, tokoh penengah b. tokoh protagonis, tokoh penengah c. tokoh antagonis, tokoh protagonis d. tokoh protagonis, tokoh protagonis e. tokoh antagonis, tokoh antagonis Jawaban c. tokoh antagonis, tokoh protagonis Pembahasan Tokoh antagonis adalah tokoh yang jahat, tokoh protagonist adalah tokoh Lanjut ke soal penilaian akhir semester => Contoh Soal UAS Bahasa Indonesia Kelas XI Semester 1 K13 Beserta Jawaban Thanks for reading Contoh Soal PG Bahasa Indonesia K13 Kelas XI Semester 1 Beserta Jawaban ~ Part-8 Gayabahasa mencakup (1) macam bahasa yang dipakai pengarang, (2) kosa kata, (3) keadaan imagery, (4) bentuk dan ritma kalimat-kalimatnya, (5) cara si pengarang itu menyampaikan ide, (6) manusia dan cerita. Dapat pula gaya bahasa diartikan sebagai tanggapan keseluruhan pengarang terhadap pengalamannya yang ia tuangkan kembali ke dalam bahasa. - Dalam membuat cerita pendek atau cerpen, ada unsur pembangun yang dibutuhkan, Adjarian. Cerita pendek adalah karya sastra yang memiliki ciri-ciri khusus, yakni cerita yang singkat dan padat dengan fokus pada satu peristiwa atau tema tertentu. Dalam cerita pendek, pengarang berusaha untuk menyampaikan pesan atau emosi kepada pembaca dalam waktu yang relatif singkat. Cerita pendek umumnya memiliki alur cerita yang sederhana dan fokus pada perkembangan karakter utama atau peristiwa penting dalam cerita. Karena panjang ceritanya yang terbatas, pengarang harus memilih kata-kata dengan cermat dan efektif. Sehingga menyampaikan pesan atau menyampaikan cerita dilakukan dengan cara yang paling efisien. O iya, cerita pendek juga biasanya memiliki satu atau beberapa tokoh utama dengan latar belakang yang relatif singkat dengan penggambaran karakter yang padat. Cerita pendek dapat mencakup berbagai genre, mulai dari cerita romantis, misteri, fiksi ilmiah, cerita anak-anak, hingga cerita horor. Lalu, apa saja unsur pembangun dalam cerita pendek? Simak pembahasannya, yuk! "Tujuan cerita pendek dapat bervariasi, seperti menghibur, mengajarkan pelajaran hidup, menyampaikan pesan moral, dan lain sebagainya." Baca Juga Mengenali Jenis-Jenis Buku Fiksi dalam Kesusastraan Indonesia Pengarangtidak dituntut menjelaskan temanya secara gamblang dan final, tetapi ia bisa saja hanya menyampaikan sebuah masalah kehidupan dan akhirnya terserah pembaca untuk menyikapi dan menyelesaikannya. Secara tradisional, tema itu bisa di jelaskan dengan kalimat sederhana, seperti: 1)Kejahatan pada akhirnya akan dikalahkan oleh kebaikan. Bagaimana cara membuat cerpen untuk pemula? – Kebanyakan dari kamu mungkin ragu bisa membuat cerpen hanya karena kamu bukan penulis cerita yang handal. Padahal, membuat cerpen sebenarnya tidak sulit loh. Meskipun kamu bukan penulis cerpen, kamu bisa membuat cerpen dengan kualitas yang bagus. Jika kamu belum pernah membuat cerpen sebelumnya, kamu bisa belajar dengan mengetahui struktur cerpen terlebih dahulu. Struktur pada Cerpen1. Abstrak2. Orientasi3. Komplikasi4. Evaluasi5. Resolusi6. KodaCara Membuat Cerpen yang Menarik Untuk Dibaca1. Sisihkan Waktu 10 hingga 20 Jam2. Mencari Ide3. Menulis dengan Gaya Sendiri4. Menentukan Tema5. Membuat Alur dan Plot6. Tentukan Penokohan7. Tentukan Latar atau SettingCara Menentukan Latar / Setting pada Cerpen8. Membuat sudut pandangBagaimana cara membuat cerpen menarik?Langkah-langkah dalam membuat cerpenBagaimana cara membuat cerpen bagi pemula? Struktur pada Cerpen Cerita pendek atau cerpen memang berbeda dengan novel. Antara novel dan cerita pendek mempunyai perbedaan yang sangat kentara di bagian jumlah kata yang dihasilkan. Cerita pendek terdiri atas jumlah kata yang tidak sampai berpuluh-puluh lembar seperti pada novel. Para sastrawan memiliki banyak pendapat mengenai berapa jumlah kata yang harus dipatuhi dalam membuat cerpen. Ada yang berpendapat jumlah kata yang dihasilkan tidak lebih dari kata. Adapula sastrawan yang berpendapat bahwa cerita pendek adalah cerita yang ditulis menggunakan 500 hingga kata. Agar tidak rancu, dapat disimpulkan jika cerpen adalah karangan atau cerita fiktif maupun non-fiktif yang disusun menggunakan kata. Selain itu, perbedaan antara cerpen dan novel juga terdapat pada alur cerita. Alur cerita pendek lebih ringkas dibandingkan dengan novel. Cerita pendek lebih mengutamakan poin-poin peristiwa yang akan disampaikan sehingga lebih to the point pada alur cerita yang dihasilkan. Setelah mengetahui batasan dasar untuk membuat cerpen, berikut ini struktur cerpen yang harus kamu patuhi ada 6, yaitu abstrak, orientasi, komplikasi, evaluasi, resolusi, dan koda. 1. Abstrak Struktur cerpen yang pertama adalah abstrak. Jika kamu belum tahu, abstrak adalah ringkasan dari cerita yang disampaikan. Ringkasan cerita yang dibuat harus menampilkan alur cerita dari awal hingga akhir secara ringkas. Penggunaan abstrak pada cerita pendek sebenarnya tidak baku untuk digunakan. Jika kamu mau, kamu bisa menyertakan abstrak pada cerpen, walaupun kamu tidak ingin mencantumkan abstrak juga tidak masalah. 2. Orientasi Struktur cerpen yang kedua adalah orientasi. Orientasi memiliki arti yang sama seperti setting. Kamu bisa menampilkan keterangan waktu, tempat, dan suasana yang digunakan pada alur cerita cerpen pada bagian ini. 3. Komplikasi Komplikasi pada struktur cerita pendek akan menampilkan watak tokoh dan alur cerita. Pada bagian ini kamu perlu memunculkan setiap tokoh yang digunakan beserta wataknya. Kemudian, tampilkan pula bagaimana alur cerita pada cerita pendek. Untuk menghasilkan alur yang bagus, alur pada cerpen wajib disusun secara sistematis berdasarkan prinsip sebab-akibat. 4. Evaluasi Selanjutnya, struktur pada cerita pendek adalah evaluasi. Evaluasi pada struktur cerpen dapat membuat pembaca mengerti konflik apa yang terjadi pada cerita. Pada bagian ini konflik yang ditampilkan haruslah mencakup semua konflik hingga klimaks. Setiap konflik yang dimunculkan juga sudah mulai disertai dengan penyelesaian masalah. 5. Resolusi Jika pada struktur cerpen evaluasi’ menampilkan setiap masalah yang terjadi pada cerita, maka pada struktur resolusi’ penyelesaian dari setiap masalah akan ditampilkan. Pada bagian ini penyelesaian masalah yang ditampilkan harus mampu menjawab permasalahan secara tuntas. 6. Koda Struktur pada cerpen yang terakhir yaitu koda. Koda adalah bagian akhir pada alur cerpen yang memuat pesan moral dari cerita yang disusun. Nilai atau pesan moral dapat disampaikan secara lugas namun bisa pula disampaikan secara tidak lugas tersirat. Bagaimana? Tidak banyak kan struktur cerpen yang dibutuhkan untuk menghasilkan cerita pendek yang bagus? Semua penjelasan mengenai struktur cerpen tersebut bisa kamu pelajari secara mandiri dengan mudah melalui buku Pembelajaran Cerpen dibawah ini. Baca juga 12 Ciri-ciri Cerpen Secara Umum dan dari Berbagai Sisi Cara Membuat Cerpen yang Menarik Untuk Dibaca Supaya lebih terarah kamu dapat menggunakan tips di bawah ini saat belajar membuat cerpen dengan kualitas yang bagus. Berbagai tips lain dalam membuat cerpen dapat Grameds temukan pada buku 13 Poin Menulis Cerita Pendek, Dijamin Bisa Menulis Cerpen Dalam Waktu Singkat! 1. Sisihkan Waktu 10 hingga 20 Jam Cara membuat cerita pendek yang mudah bagi pemula dan menarik yang pertama yaitu menyisihkan waktu selama 10 hingga 20 jam. Waktu 10 hingga 20 jam adalah akumulasi waktu yang bisa kamu gunakan untuk menghasilkan karya cerpen, mulai dari penemuan ide hingga penyusunan tulisan. Umumnya, penggunaan waktu ini akan berbeda-beda untuk setiap penulis cerita pendek. Perbedaan penggunaan waktu didasarkan oleh dua sebab. Pertama, waktu pengerjaan yang berbeda disebabkan oleh banyaknya jumlah kata yang digunakan. Penulis yang menghasilkan karya dengan 1000 kata biasanya dapat menyelesaikan karya tersebut dalam waktu 5 hingga 10 jam. Berbeda dengan penulis yang menggunakan 2000 hingga 3000 kata dalam karya cerpen bisa menghabiskan waktu 10 hingga 20 jam. Perbedaan penggunaan waktu dalam membuat cerita pendek yang kedua disebabkan oleh kemampuan pengarang dalam menulis. Meskipun kamu belum pernah menghasilkan karya cerita pendek, tapi jika kamu sudah sering menulis besar kemungkinan kamu akan lebih cepat dan mudah menyusun cerita. Sehingga waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan cerita cerpen juga akan lebih singkat. 2. Mencari Ide Tips kedua untuk membuat cerpen yaitu mencari ide. Ide yang digunakan tidak harus menggambarkan cerita yang rumit. Sebagai pemula dalam menulis cerita pendek, kamu bisa fokus pada bagaimana menampilkan cerita dengan baik dengan menggunakan ide cerita yang ringan terlebih dahulu. Sebagai contoh kamu bisa menggunakan ide cerita dari kehidupan sehari-hari. Ide cerita dari kehidupan sehari-hari akan lebih mudah kamu kembangkan karena unsur emosional pada cerita lebih mudah kamu kuasai. Misalnya, kamu dapat membuat judul “Hiruk Pikuk Hidup di Desa” untuk menggambarkan kehidupan susah senang di desa. Bisa pula terinspirasi dari kemudahan akses pendidikan perempuan desa untuk mengenyam pendidikan di luar kota dengan membuatnya menjadi judul cerpen “Gadis Desa dengan Pemikiran Kota”. Ide cerita selain diperoleh dari kehidupan sehari-hari, juga bisa diperoleh dari sumber lain. Sumber yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan ide cerita antara lain internet, buku, TV, radio, majalah, dan lain sebagainya. Untuk mempermudah proses penemuan ide, jangan fokus untuk langsung menemukan satu ide saja. Kamu bisa menulis semua ide yang ada di kepala kamu apapun itu tanpa terkecuali. Bahkan jika ide yang terfikir adalah ide gila sekalipun tidak jadi masalah. Nantinya, kamu dapat memilah dari semua ide yang kamu temukan, ide mana yang akan kamu pilih untuk dikembangkan menjadi cerpen. 3. Menulis dengan Gaya Sendiri Tips menulis cerpen bagi pemula yang ketiga yaitu menulis dengan gaya bahasa sendiri. Menulis dengan gaya bahasa sendiri adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki sendiri. Kamu tidak perlu berusaha untuk menjadi orang lain dalam menghasilkan tulisan. Kamu hanya perlu menulis sesuai dengan karakter dan kemampuan yang kamu miliki. Apabila saat ini kamu hanya bisa menghasilkan beberapa dialog saja dalam cerpen tidak masalah kok! Kalaupun kamu hanya menghasilkan 500 sampai 1000 kata itu juga sudah sangat bagus. Intinya menulis dengan gaya sendiri akan mempermudah kamu untuk mengetahui ciri khas dan kemampuan yang ada pada diri sendiri. Menghasilkan tulisan dengan gaya sendiri akan lebih baik dibandingkan jika kamu meniru karakter dan ciri khas penulis lain yang sudah terkenal. Meniru gaya dan ciri khas orang lain hanya akan membuat karakter tulisan kamu tidak dapat muncul dengan maksimal. Semakin lama kualitas tulisan kamu akan berkembang dengan sendirinya setelah kamu banyak melakukan latihan. Prinsipnya hanya satu, ketika kamu berhasil menghasilkan cerita pendek itu sudah sangat luar biasa! Grameds juga dapat mempelajari bagaimana menulis cerita dalam bahasa Inggris melalui buku Easy and Fun with Cerpen-Gram yang menyediakan berbagai contoh penulisan kalimat dengan pola grammar yang praktis. 4. Menentukan Tema Tema pada penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok atau gagasan pokok pada sebuah cerita. Penggunaan tema bisa mempermudah kamu dalam membuat alur cerita. Jika diibaratkan dengan sebuah bangunan, tema sama halnya dengan pondasi bangunan. Tidak mungkin kan kamu mendirikan rumah tanpa membuat pondasinya terlebih dahulu. Yups, begitu pula dalam membuat cerpen, tema dibutuhkan untuk menjadi dasar cerita yang kamu hasilkan. Tema dapat menjadi jembatan untuk menyampaikan pikiran utama pada cerita yang kamu buat. Untuk menentukan sebuah tema kamu bisa melihat fenomena yang ada di sekitar kamu. Bisa juga dengan melihat hal apa yang menjadi keresahan dalam diri kamu lalu diubah menjadi tema cerpen. Pada karya cerita pendek, pengarang tidak dituntut untuk menampilkan tema secara gamblang pada pembaca. Hal ini karena pembaca biasanya mempunyai pandangan yang berbeda dalam menyikapi tema yang pengarang tulis. Oleh karena itu, cukup dengan menyampaikan secara garis besar permasalahan yang ada pada cerita cerpen, lalu biarkan pembaca yang berinterpretasi dengan permasalahan tersebut. Mulai membuat paragraf pembuka Langkah menulis cerpen bagi pemula setelah menentukan tema yaitu mulai menulis. Jika telah sampai pada tahap ini kamu harus memberanikan diri untuk menulis, dimulai dari menulis paragraf pembuka terlebih dahulu. Menulis paragraf pembuka pada cerita pendek tidak perlu dibuat rumit. Kamu bisa menulis dengan gaya yang ringan sekalipun jika memang itu membuat kamu nyaman dalam membuat cerita. Hanya saja yang perlu diperhatikan saat membuat paragraf pembuka adalah buatlah semenarik mungkin. Paragraf pembuka dalam karangan cerita pendek menjadi poin penting dari “menariknya tulisan yang dibuat”. Paragraf pembuka yang dibuat sebisa mungkin harus bisa menarik minat pembaca untuk terus membaca tulisan kamu hingga kata terakhir. Tips untuk membuat paragraf pembuka yang mudah bagi pemula yaitu dengan menggugah rasa keingintahuan pembaca. Kamu bisa membuat paragraf pembuka dengan teka-teki ataupun kegelisahan terhadap suatu hal sehingga pembaca akan ikut terpancing untuk mencari jawaban dari masalah yang telah kamu sampaikan di awal cerita. 5. Membuat Alur dan Plot Selanjutnya dalam menulis cerpen yang mudah bagi pemula yaitu membuat alur dan plot. Alur dan plot perlu kamu pikirkan sebelum kamu melangkah jauh dalam menghasilkan sebuah tulisan. Alur dan plot dalam cerita digunakan untuk menggerakkan cerita untuk mencapai maksud dan tujuan yang ingin disampaikan oleh pengarang. Banyak yang salah paham dengan mengatakan jika plot adalah jalan cerita. Ada pula yang beranggapan jika plot adalah rancangan dari jalannya sebuah cerita yang ditulis. Padahal pengertian tersebut keliru. Menurut Arswendo Atmowiloto plot diartikan sebagai sebab-akibat yang terdapat pada sebuah cerita sehingga menghasilkan gaya atau irama dalam menentukan ide dasar. Bagaimana? Ternyata jelas berbeda kan pengertian plot dari yang telah dipahami oleh kebanyakan orang? Untuk menyusun plot kamu bisa memulainya dengan menentukan semua peristiwa yang akan dimunculkan pada sebuah cerita, lalu mencari benang merah hubungan dari semua peristiwa yang terjadi sehingga membentuk alur cerita yang saling berkaitan. Grameds juga dapat menemukan alur maupun plot menarik dengan lebih banyak membaca referensi. Salah satu buku yang bisa kamu jadikan referensi adalah Cerpen Pilihan Kompas 2019 yang pastinya menarik. 6. Tentukan Penokohan Meski belum pernah membuat cerita pendek sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. Penggunaan tokoh pada cerita pendek amat sangat krusial dibutuhkan. Bahkan, tanpa adanya tokoh sulit bagi pengarang untuk menyampaikan maksud dari tulisan kepada pembaca. Tips dalam membuat penokohan yang baik dalam sebuah cerita pendek yaitu menampilkan citra tokoh senyata mungkin. Citra yang dimaksudkan adalah watak dan karakter tokoh yang digunakan. Semakin nyata watak, karakter ataupun sifat tokoh digambarkan, maka akan semakin mudah pembaca ikut larut dalam peran yang dimainkan oleh tokoh. Secara umum sifat penokohan dibedakan menjadi dua yaitu sifat lahir dan sifat batin. Sifat lahir mencakup bentuk dan rupa tokoh, sedangkan sifat batin mencakup karakter dan watak tokoh. Dalam menyampaikan sifat penokohan kamu bisa menggunakan beberapa cara mulai dari tindakan dan ucapan tokoh. Kemudian bisa juga melalui pikiran tokoh, benda dan barang yang berada di sekitar tokoh. Watak tokoh juga bisa dimunculkan melalui kesan / deskripsi tokoh lain terhadap tokoh tersebut atau langsung dideskripsikan oleh pengarang mengenai watak tokoh melalui narasi. 7. Tentukan Latar atau Setting Tips ke-7 untuk membuat cerpen dengan mudah bagi pemula adalah menentukan latar atau setting peristiwa. Latar atau setting adalah segala sesuatu yang menunjukkan waktu, tempat dan suasana yang digunakan pada cerita. Latar dan setting diperlukan untuk menunjang tema dan plot cerita. Tanpa penggunaan alur atau setting sulit bagi pengarang dapat menyampaikan plot secara gamblang kepada pembaca. Menghilangkan unsur latar atau setting juga akan membuat permasalahan dalam cerita sulit untuk dipecahkan. Cara Menentukan Latar / Setting pada Cerpen Untuk itu, kamu bisa membuat latar atau setting dengan cara berikut a. Hubungkan latar atau setting dengan watak tokoh. Misalnya jika kamu ingin menggambarkan cerita dengan latar tempat pedesaan maka kamu bisa menampilkan watak tokoh yang kalem lemah lembut. Sebaliknya jika kamu ingin menampilkan latar atau setting di perkotaan maka watak yang dimiliki tokoh yaitu keras. b. Hubungkan latar atau setting dengan karakter tokoh Misalnya jika ingin menulis cerita dengan latar tempat pondok pesantren maka karakter tokoh yang dimunculkan adalah mempunyai sisi religius yang tinggi. Namun, jika latar cerita yang digunakan adalah tempat perjudian kamu bisa membuat tokoh mempunyai karakter suka membangkang dan pemberontak. Dari contoh diatas kamu bisa menyimpulkan jika setiap latar dan setting yang digunakan pada cerita dapat membentuk sifat atau karakter yang dimiliki oleh tokoh. Jadi, pastikan kamu memberikan watak penokohan yang sesuai dengan latar belakang lingkungan atau tempat tinggal tokoh. Baca juga Pengertian Puisi Jenis-jenis, Contoh dan Cara Membuat Puisi 8. Membuat sudut pandang Nah, tips terakhir untuk menghasilkan karya cerpen bagi pemula adalah membuat sudut pandang. Sudut pandang digunakan sebagai cara cara pengarang untuk menampilkan penokohan dengan gaya yang diinginkan pengarang. Lebih mudahnya sudut pandang adalah cara pengarang dalam penyebutan tokoh pada cerita. Kebanyakan pengarang menggunakan sudut pandang orang pertama seperti penggunaan subjek “saya” “aku” untuk menyampaikan cerita. Meski begitu, ada pula pengarang yang menggunakan sudut pandang orang ketiga dengan menyebut subjek “mereka” “dia” untuk menyampaikan cerita. Wah nggak kerasa nih kamu sudah membaca secara tuntas bagaimana cara membuat cerita pendek dengan mudah dan menarik bagi seorang pemula. Kini kamu nggak perlu lagi bingung jika ingin membuat cerpen. Untuk menghasilkan cerita pendek yang menarik, kita perlu berlatih terus-menerus. Yuk segera buat cerpen pertamamu! Artikel Terkait Cerpen Pengertian Cerpen Ciri-ciri Cerpen Cara Membuat Cerpen Contoh-contoh Cerpen Contoh Cerita Non Fiksi Kumpulan Buku Cerpen Buku Terkait Cerpen Buku Cerpen Buku Cerita Dongeng Anak Buku Cerita Anak Buku Cerita Bergambar Buku Puisi Buku Quotes Bagaimana cara membuat cerpen menarik? 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan gaya sendiri 4. Menentukan tema 5. Membuat alur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan latar atau setting 8. Membuat sudut pandang Langkah-langkah dalam membuat cerpen 1. Sisihkan waktu 10 hingga 20 jam 2. Mencari ide 3. Menulis dengan gaya sendiri 4. Menentukan tema 5. Membuat alur dan plot 6. Tentukan Penokohan 7. Tentukan latar atau setting Bagaimana cara membuat cerpen bagi pemula? 1. Cara membuat cerita pendek yang mudah bagi pemula dan menarik yang pertama yaitu menyisihkan waktu selama 10 hingga 20 jam. 2. Tips kedua untuk membuat cerpen yaitu mencari ide. Ide yang digunakan tidak harus menggambarkan cerita yang rumit. 3. Tips menulis cerpen bagi pemula yang ketiga yaitu menulis dengan gaya bahasa sendiri. Menulis dengan gaya bahasa sendiri adalah menulis dengan kemampuan yang kamu miliki sendiri. 4. Tema pada penulisan cerpen dibutuhkan untuk menentukan ide pokok atau gagasan pokok pada sebuah cerita. Penggunaan tema bisa mempermudah kamu dalam membuat alur cerita. 5. Selanjutnya dalam menulis cerpen yang mudah bagi pemula yaitu membuat alur dan plot. 6. Meski belum pernah membuat cerpen sebelumnya, pemula dapat menghasilkan sebuah karya cerpen yang bagus dengan menggunakan penokohan yang tepat. 7. Latar atau setting adalah segala sesuatu yang menunjukkan waktu, tempat dan suasana yang digunakan pada cerita. 8. Nah, tips terakhir untuk menghasilkan karya cerpen bagi pemula adalah membuat sudut pandang. Sudut pandang digunakan sebagai cara cara pengarang untuk menampilkan penokohan dengan gaya yang diinginkan pengarang. ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien . 369 149 269 201 449 438 372 470

cara pengarang menyampaikan tema cerpen adalah